Anak Sekarang Mana Tahu 7 Keseruan yang Cuma Dialami Gamer Zaman Dulu
Weitekno.Blogspot.Com - Perkembangan teknologi jua berimbas pada video game. Banyak hal yg dialami gamer zaman dulu tidak dirasakan lagi para gamer sekarang.
Tidak dipungkiri kecanggihan teknologi zaman kini makin berkembang. Gamer makin mudah dilakukan pada mana pun, dengan siapa pun dan kapan pun.
Industri video game pun mengalami banyak perkembangan sampai seperti yg dirasakan gamer sekarang. Dan game bukan sekadar permainan buat anak kecil saja.
Namun sangat berbeda menggunakan apa yg dialami gamaer zaman dulu. Pengalaman yg tidak akan dialami lagi sang para gamer sekarang.
Baca Juga
Sangar Banget, Foto Anak Sekolah Menengah pertama Zaman Old Nggak Ada Imut-imutnya
Ditemukan Majalah Game Jadul, Terungkap Deretan Cewek Cantik Idola Gamer
Anak Zaman Now Mana Tahu, Ini Keramaian Nostalgia di Hashtag Gosip90an
Bikin Nggak Mau Pulang, Ini 10 Game Warnet Zaman Dulu
Berikut ini 10 hal yg cuma dirasakan para gamer zaman dulu.
1. Main Game Cuma Boleh Sabtu-Minggu
![Ilustrasi sepasang anak main video game. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/11/17/44681-anak-main-video-game.jpg)
Aturan ini diberlakukan oleh poly orangtua pada zaman dulu. Meski punya konsol game di rumah, tetapi anak-anak hanya boleh main game di Sabtu-Minggu atau ketika libur saja.
Nggak terdapat ceritanya mampu main game pada hari-hari sekolah. Semua wajib menunggu pada Sabtu-Minggu buat mampu main game.
dua. Tiup-tiup Cartridge Game

Gamer zaman dulu pasti pernah tiup-tiup cartridge ketika game macet. Banyak yg beranggapan kalau pin di cartridge game mereka kotor karena debu.
Padahal sebenarnya bukan karena kotoran atau debu. Game macet lantaran posisi cartridge nir terpasang dengan benar. Hanya perlu memasangnya menggunakan sempurna.
3. Memory Card

Setelah era cartridge, muncullah era CD seperti PlayStation yang menawarkan memory card menjadi penyimpanan progres game yg dimainkan.
Saat ini, memory card sudah tergantikan sang hard disk atau memori internal pada perangkat gaming. Bahkan sementara waktu lagi tergantikan dengan adanya Cloud.
4. Rebutan TV

Gamer kini tidak lagi merasakan rebuta TV menggunakan anggota famili lainnya. Lantaran dulu, rata-homogen hanya ada 1 TV pada setiap rumah.
Ketika ayah ingin menonton informasi, mak ingin nonton sinetron, padahal kamu pengen main game. Gamer zaman dulu wajib rebutan TV buat main game.
5. Split Screen & Lokal Co-op
![Ilustrasi perempuan dan lelaki main game. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/09/08/41090-perempuan-dan-lelaki-main-game.jpg)
Multiplayer zaman sekarang memang keren, bisa menyatukan gamer yg terpisah jarak. Namun multiplayer zaman dulu tak akan tergantikan.
Duduk berdempet-dempetan di depan TV yang sama buat bermain game pastinya menciptakan moment kebersamaan antar gamer yang tidak mampu dihasilkan zaman sekarang.
6. Kabel Kontroler Kusut

Teknologi wireless menciptakan kemudahan dalam dunia game. Tidak terdapat lagi kabel kontroler yg kusut dan tidak terbatas menggunakan panjangnya kabel.
Namun gamer zaman dulu nir perlu risi akan kehabisan baterai di kontroler. Juga selalu punya kegiatan ketika menunggu loading, mengurai kusutnya kabel kontroler.
7. Cheat Code

Atas - Atas - Bawah - Bawah - Kiri - Kanan - Kiri - Kanan - B - A - Start buat menerima nyawa di Contra. Atau memakai GameShark, Action Reply, atau Game Ginie.
Sekarang, poly cheater yg memakai acara ilegal buat bermain curang. Bukan lagi buat kesenangan di game single player, tetapi merusak fairplay di game multiplayer.
Ya, memang menyenangkan buat melihat ke belakang seperti apa gamer zaman dulu menikmati game. Namun tetap saja hidup itu berubah & berkembang.
Begitu pula menggunakan cara gamer kini yg telah berbeda caranya dalam menikmati game. Apakah kamu termasuk gamer zaman dulu yang menikmati 7 hal diatas?
Comments
Post a Comment