Posts

Showing posts with the label kehilangan

Call of Duty: Black Ops 4 Kehilangan Fitur Split-Screen Ini Penyebabnya

Image
Weitekno.Blogspot.Com - Fitur Split-Screen umumnya merupakan fitur andalan buat menambah sudut pandang khususnya pada game FPS ( First Person Shooter ). Kabar kurang mengenakkan bagi gamer Call of Duty: Black Ops 4 lantaran mereka telah kehilangan fitur tadi dalam mode Blackout. Sang developer game, Treyarch, mengakui bahwa mereka nir memberitahu para pemain sebelumnya menggunakan penghilangan fitur pada atas. Split-Screen sebenarnya tidak terlalu sebagai nilai jual primer saat game diumumkan dalam 12 Oktober 2018. Sesaat setelahnya, Treyarch baru menambahkan fitur Split-Screen ke pada game. Baca Juga ...

FIFA 20 Kehilangan Juventus Harga Saham EA Anjlok

Image
Weitekno.Blogspot.Com - Persaingan game sepak bola tahun ini bakal semakin ketat. Di mana Konami menggunakan eFootball PES 2020 mulai memberikan perlawanan sengit dalam FIFA 20 dari EA. Seperti diberitakan sebelumnya, FIFA 20 kehilangan lisensi menurut Juventus. Klub sepak bola ini memilih memberikan lisensi pada eFootball 2020. Lantaran urusan lisensi ini, FIFA 20 terpaksa memakai nama fiktif buat Juventus. EA menggunakan nama Piemonte Calcio kepada klub sepak bola Italia ini. Sedangkan eFootball PES 2020 bisa menggunakan nama, seragam, stadion, hingga bintang Juventus, Cristiano Ronaldo pada dalam gamenya. Baca Juga...

FIFA 20 Kehilangan Juventus EA Rugi Rp 11 Triliun

Image
Weitekno.Blogspot.Com - Seperti diberitakan sebelumnya, FIFA 20 sudah kehilangan lisensi berdasarkan klub sepak bola Juventus yg pindah ke eFootball PES 2020. Juventus jadi eksklusif eFootball PES 2020, sehingga memaksa FIFA 20 buat mengganti nama klub tersebut sebagai Piemonte Calcio. Buntut hilangnya lisensi Juventus ini jua berdampak pada besar dalam EA. Dilaporkan harga saham EA anjlok secara drastis. Mengutip berdasarkan Sport Bible , anjloknya harga saham EA berdampak dalam dropnya valuasi EA. Di mana EA kehilangan sekitar 660 juta ponsterling atau lebih kurang Rp 11 triliun. Baca Juga ...