EA Tutup Kantor Cabang di Dua Negara Ini Kenapa?

Weitekno.Blogspot.Com - Electronic Arts (EA), dikenal sebagai salah satu pemain besar di industri game. Tetapi datang-tiba, EA tutup tempat kerja cabang mereka di dua negara.

Diketahui, sebelumnya kalau EA sedang melakukan perampingan buat banyak sekali posisi. Dan EA telah merumahkan sekitar 350 karyawan.

Dari laporan Famitsu, EA sudah menutup tempat kerja cabang mereka pada Jepang. Selain itu, EA pula sudah merumahkan para karyawannya di Jepang.

Menurut laporan Gamesindustry.Biz, selain pada Jepang EA pula bakal menutup tempat kerja cabang pada Rusia. Proses yang terdapat pada Rusia akan sama seperti pada Jepang.

Baca Juga

  • Hideo Kojima Pastikan Death Stranding Hadir untuk PlayStation 4

  • Atlus Umumkan Persona 5: The Royal, Ini Video Teasernya

  • God of War Raih Game of the Year pada GDC 2019, Ini Daftar Lengkapnya

  • Akhirnya, EA Umumkan Tanggal Rilis Mode Battle Royale Battlefield V

EA sendiri memastikan jikalau penutupan dua kantor cabang ini tidak mengurangi dukungan mereka kepada gamer. Electronic Arts masih terus melayani para gamer di regional tersebut.

Game battle royale Apex Legends. (Apex Legends)
Game battle royale Apex Legends. (Apex Legends)

 

Untuk wilayah Jepang & Rusia, bakal dilayani oleh EA secara regional. Baik menurut Asia buat Jepang maupun menurut Eropa buat Rusia.

Disebutkan jikalau langkah penutupan ini menjadi proses dari perampingan. Terutama di perampingan di bidang pemasaran buat beberapa regional.

Di tengah perampingan poly karyawan ini, EA sebenarnya sedang disibukkan dengan banyak proyek. Dari game-game baru, hingga franchise lama .

Dari FIFA, Battlefield yg meluncurkan mode battle royal, dan Apex Legends, game battle royale yg sedang naik daun. Belum lagi game Star Wars.

Menengok Batas Antara Indonesia dan Malaysia

Comments

Popular posts from this blog

Pemain InYourDream Dikabarkan Hengkang dari Skuat Tigers

Gameloft Umumkan Kehadiran Overdrive City Bangun Kota Mobil Impian Kamu

Gamer Disabilitas Ini Pecahkan Rekor Dunia Bermain Game dengan Mulut