Bukan Ecek-ecek PlayStation 5 Sasar Gamer Hardcore
Weitekno.Blogspot.Com - Perang konsol game telah memasuki tahap selanjutnya. Kini Sony tengah menyiapkan konsol baru yg disebut-sebut sebagai PlayStation 5.
Konsol game baru Sony ini tidaklah sendiri, karena microsoft juga menyiapkan menggunakan nama project Xbox Scarlett. Keduanya akan menggunakan chip yg sama buatan AMD.
Mengutip Wall Street Journal melalui VG247, PlayStation lima ini nanti akan menargetkan pada gamer hardcore alias gamer kelas berat.
Disebutkan kalau Sony menyiapkan taktik khusus buat konsol game baru ini. Nantinya Sony bakal menarik perhatian gamer hardcore lewat game-game AAA (budget besar ).
Baca Juga
Tega Banget, Bapak Ini Jual Konsol Game Anaknya buat Beli Stick Golf
Platinum Games Sebut PlayStation 5 Bisa Saja dan Tak Inovatif
Persaingan Makin Panas, PlayStation lima Disebut Lebih Kuat menurut Xbox Scarlett
Baru Terungkap, Konsol Game Sega Tahun 1990 Pernah Dirakit di Indonesia
Dari laporan meeting taktik terbaru, Chief Executive Sony, Kenichiro Yoshida berkata kalau game menjadi lebih krusial berdasarkan sebelumnya.
Ini artinya, Sony akan mengurangi konsentrasi buat menampilkan game independen (indie). Namun lebih poly memberikan penawaran kelas atas (AAA).
Meski begitu, Sony nir dan-merta meninggalkan game-game indie. Namun memberikan ruang lebih bagi publisher-publisher besar mengenalkan game mereka.

Selain itu, Sony jua mengungkap jikalau akan memfokuskan dalam pengembangan game menggunakan budget akbar melalui studio atau game developer milik mereka.
Sehingga ke depannya kita tidak hanya melihat game-game AAA berdasarkan publihser ternama, namun jua dri studio atau game developer eksklusif PlayStation.
Menurut petinggi Sony, orang membeli konsol game buat memainkan game berkualitas tinggi yg hanya tersedia di platform tersebut (eksklusif) bukan game-game kecil.
Sony berharap strategi ini akan serius pada konsumen yang menginginkan sesuatu yg terbaru dan terbaik yang tersedia pula menjadi perbedaan paling mencolok menurut sang kompetitor.
Microsoft selalu menjadi musuh menurut Sony buat konsol game. Uniknya mereka tidak menjadikan Nintendo Switch sebagai kompetitor langsung.

Hal ini lantaran Nintendo selalu menarik audien yang lebih muda dibandingkan core demographic PlayStation. Sehingga mereka nir menganggapnya sebagai kompetitor langsung.
Menurut laporan Wall Street Journal pula, sampai sejauh ini Sony juga nir menduga layanan cloud gaming Google Stadia bukan jadi ancaman yg angker.
Tetapi bila teknologi dari raksasa internet ini mulai berkembang, niscaya bukan menjadi ancaman berat. Tetapi bakal membutuhkan waktu yg nir sebentar.
Sony ke depannya bakal fokus pada peningkatan nomor penjualan dengan memanfaatkan teknologi baru, misalnya Ray-tracing, & dukungan resolusi 8K.
Sampai sejauh ini, belum terdapat laporan mengenai kapan peluncuran konsol game PlayStation lima. Namun diprediksi bakal diluncurkan pada animo libur 2020.

Di lain sisi, Xbox Scarlett sendiri bakal diluncurkan dalam musim libur 2020 mendatang. Konsol gamel ini menjanjikan memory GDDR6, next-gen SSD, Ray-tracin, 120 fps, & resolusi 8K.
Microsoft sendiri menjanjikan jikalau Xbox Scarlett mendukung variable refres rate, ultra-low latency inpu, & backwards compatibility menggunakan generasi sebelumnya.
Nampaknya tahun 2020 bakal sebagai tahun yang menarik buat perang konsol game modern. Sony dengan PlayStation lima melawan Microsoft dengan Xbox Scarlett.
Comments
Post a Comment