Basmi Cheater Sistem Anti Bajakan Denuvo Masuk ke Game Mobile
>Weitekno.Blogspot.Com - Buat gamer PC pasti tak asing menggunakan nama Denuvo, sistem anti bajakan yang melindungi banyak game ternama berdasarkan para pembajak.
Popularitas Denuvo memang sangat tinggi, apalagi sistem anti bajakan ini sangat disegani para pembajak di masanya. Bertahun-tahun belum sanggup ditembus.
Tetapi akhir-akhir ini, mulai bermunculan gerombolan pembajak yang bisa membobol sistem keamanan yg ditanamkan pada game ternama.
Meski begitu, Denuvo masih menerima kepercayaan buat mengamankan game berdasarkan pembajak. Sehingga menciptakan sistem anti bajakan ini terus bertahan.
Baca Juga
Lima Game dengan Cheater Terbanyak, Auto Bikin Jengkel!
Banyak Pemain kena Banned, Ini Cara Unik Fallout 76 Hukum Cheater
Google Klaim Telah Sukses Turunkan Angka Pembajakan
Makin Galak, Sony Tuntut Penjual PlayStation 4 Bajakan
Stop Bajakan, Ini 7 Kelebihan Beli Game Original
Tak cukup itu, Denuvo mulai melakukan ekspansinya. Tidak hanya menciptakan sistem anti bajakan di game PC. Denuvo mulai melebarkan sayapnya ke game mobile.
Secara resmi, diumumkan kehadiran Denuvo Mobile Game Protection. Sistem keamanan ini akan menjaga game mobile berdasarkan pembajakan.
Apakah Denuvo sanggup menjaga agar game mobile nir dibajak? Ternyata tak cuma bajakan, sistem ini jua menjaga game berdasarkan para cheater.

Melalui berita resminya, Irdeto induk perusahaan Denuvo menjelaskan soal sistem keamanan ini buat game mobile termasuk Android.
Sistem keamanan ini akan menjaga menurut debugging, reverse engineering, dan pengubahan komponen di pada game mobile tersebut.
Solusi yang diberikan jua tidak meminta source code game mobile. Denuvo bisa diaplikasikan pada APK atau binary menurut game tersebut.
Bahkan sistem anti bajakan ini tidak membebankan developer game pada masa pengembangan. Dan sangat mudah buat diintegrasikan ke game tersebut.

Tidak dipungkiri, game mobile di Android sangat rentan pada pembajakan. Terlebih lagi mudahnya distribusi APK yang terbuka dalam reverse engineering.
Hal ini jelas merugikan developer yg menjual gamenya. Sehingga poly game mobile di Android diberikan secara gratis, tetapi in-app purchase bahkan pay-to-win.
Belum lagi banyaknya aliran aplikasi cheating sampai modifikasi APK. Hal ini membuat para cheater tumbuh pada game mobile Android.
Kita tunggu saja apakah sistem anti bajakan Denuvo mampu sukses menjaga game mobile dari pembajak, cheater, hingga hacker.
Comments
Post a Comment