5 Alasan Beli Game PC di GOG Bukan Steam Gara-gara DRM?

Weitekno.Blogspot.Com - Belanja game PC sekarang didominasi pembelian secara digital. Dan toko game PC digital bukan hanya Steam saja, ada jua GOG.

Apa itu GOG? Lalu apa bedanya menggunakan Steam jika sama-sama toko game PC digital? GOG dulunya dikenal sebagai Good Old Games, platform distribusi game PC jua.

Jika Steam dimiliki & dikembangkan sang Valve, GOG dimiliki dan dikembangkan sang CD Projekt kelompok iduk dari CD Projekt Red pengembang game Thw Witcher & Cyberpunk 2077.

GOG mampu diakses melalui situsnya pada GOG.Com, yg dihadirkan menjadi alternatif Steam sebagai distribusi digital buat game PC.

Baca Juga

  • Ubisoft Tak Ingin Rilis Game PC Baru pada Steam, Ini Alasannya

  • Publisher Metro Exodus Ingin Terus Bareng Epic Games Store, Ini Alasannya

  • Pengakuan Developer Game PC, Ini Alasan Mau Eksklusif di Epic Games Store

  • Nyari Cyberpunk 2077 pada Steam, Malah Game Ini yg Didapatkan

  • lima Alasan Steam Masih Lebih Baik dari Epic Games Store

Awalnya GOG serius pada distribusi digital game-game PC lawas. Karena itu dulu bernama Good Old Games sebelum berganti jadi GOG saja.

Meski sudah punya GOG, CD Projek Red tetap menjual game mereka pada Steam. Bahkan game PC Cyberpunk 2077 pula hadir ke Epic Games Store.

Game PC yang dijual GOG jua nir terbatas menurut CD Projekt Red saja. Publisher lain pun menjualnya di sini, bahkan tidak sedikit game-game indie pula ikutan.

Game CD Projekt Red. (CD Projekt Red)
Game CD Projekt Red. (CD Projekt Red)

 

Perusahaan yang berpusat di Warsawa, Polandia ini memang punya keunikan tersendiri. CD Projekt gerombolan memiliki kebijakan yang tak jarang berpihak pada gamer.

Lantaran itu setiap produknya, sampai GOG menerima dukungan menurut fans berat CD Projekt Red. Sehingga distribusi digital game PC ini permanen bertahan bersaing menggunakan Steam.

Lalu apa alasan buat beli game PC di GOGO dibandingkan ke Steam? Simak berikut adalah tim HiTekno.Com kumpulkan karena.

1. Bebas DRM

Geralt of Rivia dari The Witcher. (Facebook/The Witcher)
Geralt of Rivia dari The Witcher. (Facebook/The Witcher)

 

Alasan primer beli game PC di GOG adalah nir adanya DRM alias Digital Right Manajemen. Sistem yang dipakai oleh Steam & distribusi digital lainnya.

DRM awalnya memang untuk membasmi pembajakan, nir terbatas video game saja. Seperti film, musik, kitab , dan konten digital lainnya, poly menggunakan perlindungan DRM.

Tahukah engkau apabila membeli game PC di Steam, engkau tidak sepenuhnya mempunyai game ini. Melainkan kamu membeli hak buat memainkan game tadi.

Jika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, sanggup saja pihak penyedia layanan menarik hak tersebut secara sepihak. Kamu pun tidak bisa memainkan game tadi.

Itulah DRM penjelasan secara singkat, yg ternyata cukup dibenci para gamer. Apalagi ada beberapa sistem DRM yang mewajibkan selalu online buat pengecekan.

Sedankan game PC di GOG, semua bebas menurut DRM. Kamu membeli game secara penuh, sama halnya saat engkau membeli game secara fisik.

Begitu jua nir terdapat sistem keamanan yang mengharuskan terus online. Kecuali game yg kamu mainkan memang game online.

2. Tetap poly diskon

GOG rajin beri diskon. (GOG.Com)
GOG rajin beri bonus. (GOG.Com)

 

Steam memang populer menggunakan bonus besar -besarannya. Tetapi GOG nir mau ketinggalan memberikan bonus, bahkan tergolong rajin beri bonus.

Terutama game-game garapan CD Projekt Red yg dijual di GOG. Bisa mendapatkan bonus 70 persen, bahkan terdapat sampai 85 persen.

3. Banyak game indie berkualitas

Hellblade: Senua's Sacrifice. (Ninja Theory)
Hellblade: Senua's Sacrifice. (Ninja Theory)

 

Memang tak poly publisher akbar yang menjual game PC mereka di GOG. Tetapi platform ini mendapatkan agama berdasarkan poly developer indie.

Terutama developer game indie berkualitas seperti Ninja Theory dengan Hellblade: Senua's Sacrifice. Lalu Toby Fox dengan Undertale.

Ada juga Toge Production, game developer berasal Indonesia yang akan meluncurkan Coffe Talk di GOG. Dan masih poly game indie berkualitas lainnya.

4. Fitur lengkap

GOG punya fitur lengkap sebagai toko game digital. (GOG)
GOG punya fitur lengkap menjadi toko game digital. (GOG)

 

Tak seperti Epic Games Store, GOG sudah siap dengan fitur-fitur harus sebuah toko game digital. Dari Cloud Saves, Achievements, Controller Support, sampai user review.

Di halaman penjualannya pun misalnya Steam telah menaruh spesifikasi minimum dan rekomended. Fitur-fitur yang membuat Epic Games Sotre ketinggalan.

lima. Tak perlu launcher spesifik

Launcher GOG Galaxy. (TNW)
Launcher GOG Galaxy. (TNW)

 

Steam, Epic Games Store, Origin, hingga uPlay mewajibkan memakai pelaksanaan launcher mereka untuk menjalankan game sampai download. Namun tidak menggunakan GOG.

Meski tersedia GOG Galaxy menjadi launcher, tetapi tidak diwajibkan buat memakainya. Bahkan kamu sanggup download gamenya tanpa instal launcher & eksklusif main.

Itulah 5 alasan beli game PC di GOG dibandingkan Steam maupun distribusi digital lainnya. Kamu sendiri biasa beli game di mana? Steam?

Comments

Popular posts from this blog

Pemain InYourDream Dikabarkan Hengkang dari Skuat Tigers

Gameloft Umumkan Kehadiran Overdrive City Bangun Kota Mobil Impian Kamu

Gamer Disabilitas Ini Pecahkan Rekor Dunia Bermain Game dengan Mulut