Video GTA San Andreas Indonesia Mendunia Ini Sosok di Baliknya

>Weitekno.Blogspot.Com - Sebuah video yg sangat familiar dengan musik spesial GTA San Andreas berhasil memukau netizen maupun gamer generasi 90-an yg pernah memainkannya.

Sangat unik, 4 orang pemuda menggunakan wajah "sangat Indonesia" menggunakan pakaian spesial karakter dari GTA San Andreas.

Seperti yg sudah diketahui, GTA San Andreas, merupakan game legendaris generasi 90-an yg mempunyai karakter primer menggunakan paras dan logat khas Afrika-Amerika yg sangat kental.

Menggunakan logat spesial Indonesia Timur, karakter pada video real action GTA San Andreas Indonesia memainkan kiprahnya menggunakan baik sehingga bisa menarik perhatian netizen.

Baca Juga

  • Jago Banget, Gamer Ini Tamatkan GTA San Andreas Kurang dari 26 Menit

  • Bukan Cuma GTA San Andreas, Ini 7 Game Rockstar pada Android

  • Kreatif Banget, Live Action GTA San Andreas Indonesia Ini Bikin Ngakak

  • lima Mod GTA San Andreas yg Kocak Abis, Harus Dicoba!

"Woi Big Smoke, kau telah lapar kah?" tanya CJ atau akrab disapa Ucok (karakter primer di GTA San Andreas Indonesia).

"Sudah Ucok. Nasi Padang lezat nih. Bagaimana Paijo (Ryder)?," timpal Big Smoke.

"Wah, boleh juga itu," jawab Paijo (Ryder).

4 karakter utama saat menjalani misi pertama. (YouTube_Mindplace Studio)
4 karakter utama saat menjalani misi pertama. (YouTube_Mindplace Studio)

 

"Iyo, saya tahu loka nasi Padang yg paling enak," sahut Sweet.

Dor..Dor..Dor..Suara tembakan pribadi terdengar disertai sebuah ledakan mobil yg terlihat misalnya orisinil.

"Awas, Astaghfirullah. Geng Ballas tiba," kata Big Smoke.

Adegan di atas disertai kejar-kejaran menurut Geng Ballas yang memburu CJ & kawan-mitra.

Sangat menarik, video menampakan ketika seorang benar-benar berada dalam dunia GTA tetapi diperankan sang karakter menurut Indonesia.

Video menampilkan bar notifikasi mirip GTA San Andreas. (YouTube_Mindplace Studio)
Video menampilkan bar notifikasi mirip GTA San Andreas. (Mindplace Studio)

 

Popularitasnya langsung melesat, video berjudul "GTA San Andreas Realistic" telah ditonton 1,4 juta kali dalam waktu lima hari.

Dalam ketika kurang menurut 2 bulan, video tersebut bahkan telah ditonton lebih dari 8 juta kali.

Screenshot & juga link video langsung beredar di banyak akun fanspage media sosial juga akun parodi karena video ini sangat kocak & kreatif.

Video yg merogoh lokasi di Yogyakarta tadi bahkan sanggup diubahsuaikan mirip San Andreas yg terdapat pada GTA.

Logat timur yg dipadu dengan background bunyi GTA dan jua logat Madura pemilik salon menciptakan GTA San Andreas ini terasa sangat "Indonesia".

Efek suara, grafis video, senjata yg ditampilkan, bahkan hingga gerak tubuh juga sangat seperti dengan karakter game GTA San Andreas yang legendaris.

Sambutan Positif menurut Netizen dan Gamer 

Riders dan Big Smoke saat syuting video. (MindPlace Studio)
Riders dan Big Smoke saat syuting video. (MindPlace Studio)

 

Tak hanya netizen berdasarkan Indonesia yang menyambut positif atas video viral ini, akun YouTuber gaming terkenal berdasarkan luar negeri jua ikut memuji kualitas edit video pada dalam GTA San Andreas Realistic.

"GTA VI is here ? Very realistic! Congrats from France (Apakah GTA VI ada pada sini? Sangat terlihat nyata! Ucapan selamat berdasarkan Prancis)," ucap Conkerax, akun Youtuber gaming dari Prancis menggunakan seratus ribu lebih subscriber.

"What I can say A Masterpiece Respect From Romania to Indonesia! (Apa yang saya mampu katakan merupakan ini adalah sebuah Masterpiece kehormatan berdasarkan Romania pada Indonesia)," istilah YouTuber asal Romania, Alex 666.

"El parecido de Big Smock es impresionante (Aksi Big Smoke sangat mengesankan)," tulis Deca Corn, netizen dari Spanyol.

Beberapa netizen negara lain yang ikut berkomentar termasuk netizen menurut Brazil, Romania, Arab Saudi, Prancis, Inggris dan masih banyak lagi.

"Ini Kerennnn Bangettt sihhhhh.... Salut buat grafis & editingnya," komentar HARBATAH, YouTuber populer dengan 1,62 juta subscriber.

Video real action GTA San Andreas Indonesia jua membuat gamer generasi 90-an yang pernah memainkan GTA cukup terpukau menggunakan kualitasnya.

"Bagus banget, mirip real life GTA. Misinya juga seperti sama pas kita mainin GTA San Andreas pertama kali," istilah Frandy Faozan, galat satu pendiri komunitas gamer pada Yogyakarta.

Video tersebut pula mendapatkan sambutan positif berdasarkan IESPA (Indonesia Esports Association) Yogyakarta lantaran content kreatif semacam ini bisa mengarahkan gamer ke arah kegiatan yang positif.

"Wah bagus tuh. Kreatif, menghibur & positif. Apa yang mereka buat mampu jadi model teman-teman gamer yg lain buat bisa memanfaatkan hobby mereka menggunakan nir hanya sekedar bermain, akan tetapi jua content positif misalnya ini," kata Simson, ketua IESPA Yogyakarta.

Awal Mula Mindplace Studio

Grafik sebagai Big Smoke dan Junta, pemeran Ryder sekaligus inisiator MindPlace. (HiTekno.Com/ Rezza Rachmanta)
Grafik menjadi Big Smoke dan Junta, pemeran Ryder sekaligus inisiator MindPlace. (HiTekno.Com/ Rezza Rachmanta)

 

Tak terdapat yg menyangka, inisiator di kembali berdirinya Mindplace Studio di mana videonya dipuji sang YouTuber gaming luar negeri justru merupakan seseorang pemuda berpenampilan sederhana berasal Wonosobo, Jawa Tengah.

Setelah bekerja selama tiga tahun pada keliru satu stasiun TV partikelir pada Indonesia, Fillias La Junta menentukan buat keluar, balik ke kampung halaman & mendirikan dan menginisiasi MindPlace Studio.

Ia bertemu menggunakan keliru satu junior sekaligus temannya saat berkuliah pada Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta.

Junta yang merupakan lulusan MMTC jurusan Manajemen Teknik Studio Produksi bersepakat buat mendirikan MindPlace Studio secara profesional menggunakan Grafik Piasmoro.

Sebelumnya, dia sempat mendirikan channel beserta 4 orang teman lainnya, namun sampai kini hanya dia yg tersisa & aktif terjun serta penekanan dalam content creative.

"Kalo awalnya banget sih ada 4 orang..Tiga-nya telah gugur mas. Tinggal aku sendiri. Mulai bener-bener serius dimulai menggunakan 7 orang ini pada Desember 2019. Dan bener-bener launching itu Januari 2019" istilah Junta.

Bertemu dengan investor yg dipanggilnya dengan Mas Lukman, Fillias La Junta & Grafik Piasmoro memulai secara serius berbagi Mindplace Studio beserta 5 orang lainnya.

Pada awalnya, sehabis merantau di Jakarta, Junta tetapkan untuk balik ke Wonosobo lantaran ayahnya baru saja ditimpa musibah.

"Saya sebenernya pengen balik ke Wonosobo, kan bapak saya ini kemarin kecelakaan. Awalnya pengen mulai sendiri, tapi ada ajakan sahabat & kebetulan terdapat investor jua namanya mas Lukman..Kita mulailah di Jogja," istilah Junta.

Fillias La Junta berperan menjadi penanggung jawab & jua merangkap sebagai editor video pada channel YouTube Mindplace Studio. Sementara Grafik Piasmoro berperan menjadi penanggung jawab pada channel YouTube Inside Mindplace.

Lima orang sahabat lain yang berperan dalam awal pendirian termasuk Ridu (Divisi Kreatif & Penulis Naskah), Ifan (Visual Effect misalnya Junta), Vonny (Asisten Produksi), Adit (Marketing & Humas), dan Fardan (Asisten Kamera).

Lantaran dana dan sumber daya terbatas, mereka juga merangkap mengerjakan jobdesk lainnya. 

Misal, Ridu juga berperan melengkapi kebutuhan syuting seperti membeli properti. 

Sementara buat menutupi kekurangan asal daya, mereka jua merangkap sebagai aktor yg bermain di dalam video misalnya Grafik sebagai Big Smoke, Junta sebagai Ryder, Ridu dan Ivan sebagai Geng Ballas serta Fardan menjadi Sweet.

"Sebelumnya, galat satu berdasarkan kita, mas Junta, pengen buka channel YouTube. Kebetulan beliau menetapkan buat berhenti kerja dari salah satu TV swasta di Indonesia. Saya resign jua dari Infotainment, terdapat satu investor gitu yang ngajak saya & sahabat-sahabat saya menciptakan channel YouTube. Awalnya sih mau menciptakan misalnya yg lain, kayak review atau apa gitu. Tapi ya karena tak jarang main pula sama mas Junta..Kita pengennya lebih atau beda gitu berdasarkan yang lain," istilah Grafik menambahkan.

Mereka memilih Yogyakarta sebagai loka awal Mindplace Studio berdiri karena menduga kota ini kaya akan kreatifitas & sumber daya lain yang sanggup dimanfaatkan pada pembuatan video .

"Pertamanya investor kita itu (Mas Lukman) pengen kita punya tempat kerja pada Jakarta. Tapi ya karena sesudah dipikir-pikir kita kuliahnya pada Yogyakarta dan kota ini punya poly 'kekayaan' ya kita coba di sini dulu," kata Grafik.

Suka Duka pada Pembuatan Video

Grafik alias Big Smoke dalam proses pembuatan video. (MindPlace Studio)
Grafik alias Big Smoke dalam proses pembuatan video. (MindPlace Studio)

 

Pertama kali berdiri dalam awal 2019, mereka mengaku masih poly kekurangan dan keterbatasan dalam menciptakan video.

"Pertama ya, kita dikasih tuh sebuah kontrakan yang dijadiin studio sama dikasih kamera. Masih inget saya, kita masih ngemper (lesehan)...Hahaha, soalnya belum punya meja ketika itu," kata Junta.

"Wo, iya, masih inget aku mas, kita masih nunduk ketika itu, ada personal komputer satu pada bawah" tambah Junta.

Sambil tertawa, mereka malah asyik mengobrol ketika mengingat masa awal Mindplace Studio menggunakan segala keterbatasannya.

Grafik yg sangar pada memerankan Big Smoke justru terlihat sangat lucu saat bergurau & berantem pada menimpali pernyataan dari Junta.

Ketika ditanyakan tentang kapital awal ketika mereka mendirikan Mindplace, mereka justru kompak menyeletuk bahwa modalnya hanya "nekat".

"Modal awalnya wah gimana ya? Modalnya mungkin nekat mas. Sebenarnya investor kita udah ada lah alat-alatnya. Tapi ya belum banyak belum lengkap. Ya, kita mulai seadanya dulu.." istilah Grafik.

Ide Awal Video GTA San Andreas Indonesia

Diskusi dan pengarahan saat pembuatan video. (MindPlace Studio)
Diskusi & pengarahan ketika pembuatan video. (MindPlace Studio)

 

Ide pertama kali menciptakan GTA San Andreas justru tiba menurut Ifan salah satu anggota berdasarkan MindPlace Studio.

"Jadi gini mas, kita bisa sponsor itu berdasarkan P*lig*n, nah, gimana caranya kita membuat real action yang menggunakan sepeda" istilah Junta mengawali ceritanya.

"Gimana jikalau kita buat GTA San Andreas saja, kan misi pertama GTA San Andreas pakai sepeda?" celetuk Ifan ketika itu.

Sebelumnya, mereka memang ingin menciptakan real action GTA San Andreas Indonesia, tetapi masih belum tahu penempatan konsepnya misalnya apa. 

Ketika mendapatkan sponsor, mereka merasa momen tadi sangat sempurna buat mengerjakan video real action GTA San Andreas Indonesia.

Statistik Mindplace Studio di Social Blade. (SocialBlade)
Statistik Mindplace Studio pada Social Blade. (SocialBlade)

 

"Kita bikin sebisa mungkin merepresentasikan pengalaman dulu bermain GTA ke pada versi benerannya (real action). Kita bikin seperti sudut pandang yang terdapat di game. Kalo kita ngikut pada game doang, apa ya? Serunya kurang ya..Jadi kita bikin sudut pandang game lalu sudut pandang sinematik agar lebih menarik saja," jelas Junta.

Ketika ditanyai apakah mereka menggunakan kenaikan pangkat spesifik sebagai akibatnya video GTA San Andreas viral, Junta justru mengaku tidak melakukan kenaikan pangkat .

"Saya nggak nyangka malahan mas kalo viral. Lha wong nggak aku promosiin pada IG jua. Kayak apa ya, kita pasrah aja, abaikan algoritma YouTube yang bekerja," istilah Junta

Kesulitan pada Pembuatan Video GTA San Andreas Indonesia

Senjata mainan yang digunakan dalam syuting. (MindPlace Studio)
Senjata mainan yang dipakai dalam syuting. (MindPlace Studio)

 

Baik Junta atau Grafik mengaku bahwa kesulitan pembuatan video terdapat pada segi teknis juga "penghematan" dana yg wajib mereka lakukan.

"Sulitnya ini sih...Itu kan pengambilan gambarnya ngikutin game banget. Kita ada eksperimen gitu kan pakai Go Pro. Tadinya pengen pake kamera kita yg relatif gede tu..Mirrorless lah kayak DSLR. Kalo diangkat mulu kan pegel pula..Jadinya kita ngakalin pakai Go Pro," kata Grafik mengawali cerita mereka ketika mengalami kesulitan dalam pembuatan Video GTA San Andreas Indonesia.

"Susahnya itu sama terus mas..Misal telah dikasih deadline sama sponsor. Ya kita harus ngejar gimana pekerjaan kita terselesaikan di tanggal itu. Ya susahnya gitu sih. Nyari lokasi, sebisa mungkin harus ketemu yang seperti lokasi pada GTA San Andreas aslinya," istilah Junta.

Ia menceritakan bahwa sebisa mungkin mereka harus menghemat dana yang ada, galat satunya mencari baju di "awul-awul".

"Habis itu kasus properti. Karena kita dana terbatas ya kita cari baju di awul-awul (tempat baju berserakan di rak atau diskonan)..Hahaha" komentar Junta.

"Oh ya sandang tuh, nggak gampang juga nyari kemeja hijau polos yg persis seperti Big Smoke. Kan berukuran aku susah. Di mal atau awul-awul itu susah nemu mas. Akhirnya ketemu di awul-awul, itu aja rona putih. Ya telah kita naptol jadi hijau" tambah Grafik a.K.A. Big Smoke dengan nada bersemangat.

"Sama satu lagi. Pas adegan pertama dikejar-kejar kendaraan beroda empat kita sempat kesusahan. Soalnya tim primer kita terdapat di kamera. Yang sisanya jagain jalan. Susah pada koordinasi mas, jalanan kan ramai pas itu," terang Junta.

Untuk beli baju di awul-awul & properti seperti mainan senjata, mereka mengaku menghabiskan dana kurang lebih Rp 400 ribuan.

"Kita banyaknya justru di makan mas. Kita kan syuting 10 hari, mungkin lebih kurang antara lima-6 juta. Itu aja kita cari makan yg murah mas," kata Junta.

"Agak ribet juga. Selesai kita syuting Mas Junta ini juga langsung ngedit video ketika itu pula," kata Grafik menceritakan keluh kesah mereka pada video pembuatan GTA San Andreas.

Terbayarkan, video yang mereka buat menggunakan susah payah, berhasil ditoton lebih berdasarkan 8 juta kali dan menarik perhatian netizen internasional.

Tak hanya itu, setelah video tadi viral, pada periode pertengahan sampai akhir Agustus 2019, berdasarkan situs Social Blade, akun Mindplace Studio mengalami penambahan sampai lebih berdasarkan 162 ribu subscriber, hanya dalam waktu dua minggu saja.

Sosok Menarik CJ

Delon saat memainkan peran CJ atau Ucok. (Mindplace Studio)
Delon waktu memainkan peran CJ atau Ucok. (Mindplace Studio)

 

Tak lengkap cita rasanya mengulik Mindplace Studio, tanpa memahami siapa yang memerankan karakter CJ atau Ucok yg sangat legendaris pada GTA San Andreas mod Indonesia.

Sosok menggunakan logat ketimuran yang berhasil memerankan CJ dan memukau netizen itu merupakan Herman Wenehenubun.

Sangat mengejutkan, pemuda yang akrab disapa menjadi Delon tadi ternyata baru pertama kali syuting pada depan kamera.

Pemuda yang masih menempuh kuliah semester 6 pada Universitas Amikom Yogyakarta tersebut mengaku hanya diajak temannya berdasarkan Mindplace studio.

"Kan mereka ada project yg GTA itu. Yang kasih saran itu teman saya. Kan aku kulitnya jua agak gelap jadi miriplah sama karakter CJ. Jadi dipanggil gitu buat syuting video," istilah Delon.

Delon yg masih adalah mahasiswa jurusan Manajemen Informatika ini tertarik ikut ke dalam project GTA San Andreas Realistic lantaran saran & bujukan dari temannya yang bernama Ifan, berdasarkan Mindplace Studio.

"Video ini pertama kali aku main. Langsung kepilih gitu. Saya ikut buat nambah-nambah ilmu aja. Ya gimana ya, belum pernah syuting kayak gitu. Alasan tertarik ikut project karena saya pengen setidaknya pernah terlibat lah dalam project besar pembuatan video kayak gini," kentara Delon.

Delon yang berperan sebagai CJ. (HiTekno.Com/ Rezza Rachmanta)
Delon yang berperan sebagai CJ. (HiTekno.Com/ Rezza Rachmanta)

 

Ketika ditanya apakah sebelumnya dia menerka video tadi akan viral, Delon justru menebak bahwa videonya niscaya viral.

"Saya udah duga memang ini viral. Editingnya mantap, mereka pula nggak main-main pada proses itu," kata Delon.

Ia menceritakan bahwa lantaran video tadi viral, dirinya jua jadi dikenal pada kampung halamannya, Tual, Maluku Tenggara.

Kedua orangtua Delon berasal berdasarkan Maluku Tenggara dan merantau cukup lama di Papua. Delon akhirnya lahir pada Papua & sempat tinggal selama 14 tahun.

Karena itu, Delon mengaku bahwa logat ketimurannya sangat kental. Delon mengungkapkan bahwa dalam pembuatan video, banyak sekali senang sedih yang beliau rasakan.

"Suka dukanya itu banyak kali. Yang pertama itu sih panas. Lantaran kan itu video dibentuk kebanyakan siang terus buatnya jua di loka terbuka jadi kerasa panas. Jarang ada tempat untuk berteduh jua," Delon.

Ia menceritakan bahwa buat memerankan CJ dengan logat ketimuran, ia sangat lancar lantaran memang dari dari timur. Namun ia cukup kesulitan ketika mengajari karakter lain misalnya Big Smoke dan Ryder buat mempraktikkan logat ketimuran.

Rencana ke depan, Delon masih diajak buat mengerjakan project GTA San Andreas Realistic menggunakan versi PC. Karena yg viral kemarin adalah versi berdasarkan konsol, Delon membocorkan bahwa akan terdapat versi PC ke depannya.

Tips Bagi Content Creator Pemula

Grafik dan Junta. (HiTekno.Com/ Rezza Rachmanta)
Grafik & Junta. (HiTekno.Com/ Rezza Rachmanta)

 

Berkat GTA San Andreas Realistic yg viral, Junta mengaku bahwa Minplace Studio mendapatkan cukup poly tawaran dari sponsor.

Beberapa sponsor yang sudah bersedia bekerja sama adalah Zilingo Indonesia buat video The Sims. Selain itu, pada ketika dekat, mereka jua akan meluncurkan real-action COD (Call of Duty) yang disponsori oleh Garena.

Ketika dimintai tips bagi content creator pemula dalam merintis channel YouTube, Grafik & Junta memberikan beberapa nasihat menarik.

"Buatlah sesuatu yang baru. Kalau nir sanggup buatlah tidak sama. Kalau udah ada kendaraan beroda empat ya buat yang beda. Kayak apa lah. Tunggangan lain atau apa gitu," kata Grafik.

"Mulai aja dulu," kata Junta dengan tips yang lebih praktis.

"Mulai mas? Nggak mikir apa-apa? Pribadi mulai gitu?" tanya aku dengan rasa bertanya-tanya.

"Nanti memahami mas. Nanti bila sudah mulai, pasti tahu celah-celahnya. Apakah yg beliau lakukan sahih atau galat. Dan mulai pula nggak berasal mulai. Ya beliau mulai harus jadi apa? Dia wajib riset dong, gimana caranya supaya tujuan dia tercapai. Mulai aja dulu. Nanti bila gagal, kan kita bisa memahami gagalnya sebelah mana nih. Jadi seiring saat, kita bisa tahu di mana celahnya," istilah pemuda berasal Wonosobo menggunakan kata yang sangat menginspirasi.

Itulah tersebut kisah pemuda Wonosobo di balik Video GTA San Andreas Indonesia yg terkenal diseluruh dunia, sangat menginspirasi bukan?  

5 GAME YANG DILARANG DI INDONESIA, ALASANNYA KONYOL BANGET!

Comments

Popular posts from this blog

Pemain InYourDream Dikabarkan Hengkang dari Skuat Tigers

Gameloft Umumkan Kehadiran Overdrive City Bangun Kota Mobil Impian Kamu

Tahun Depan Ada Konsol Game Baru Penjualan PlayStation 4 Malah Melejit