China Rilis Game Perangi Demonstran Hong Kong Brutal Banget!

Weitekno.Blogspot.Com - Fight the Traitors Together, sebuah game baru yg sudah resmi diluncurkan membuat heboh. Pasalnya game ini diduga sebagai propaganda anti demonstran Hong Kong.

Media pro-pemerintah China, Global Times sudah resmi mengumumkan peluncurkan game Fight the Traitors Together ini.

Disebutkan kalau pemain sanggup melakukan penyerangan pada karakter pada game tadi dengan menampar hingga melempar telur busuk sampai tertangkap.

"Gamer online ini bisa melampiaskan kemarahan pemain kepada pelaku separatis selama kerusuhan Hong Kong yang terbaru" tulis Global Times.

Baca Juga

  • China Buang Semua Komputer Asing di Kantor Pemerintah, Balas Dendam ke Alaihi Salam?

  • Data Pribadi Dijual Murah pada China, Rp 20 Ribu Dapat 5.000 Wajah Orang

  • Hacker China Dituding Curi SMS menurut Operator Seluler, Begini Cara Kerjanya

  • Data Pengguna Apple Bocor, Kali Ini Dikirim ke China

"Hong Kong merupakan bagian menurut China & ini nir bisa diintervensi oleh kekuatan luar," tulis dalam cover game Fight the Traitors Together.

Global Times melaporkan jika game ini memungkinkan pemain buat melawan para demonstran Hong Kong yang dipercaya penghianat.

Game baru ini pula memasuk beberapa tokoh krusial dalam konvoi dan demonstran Hong Kong sebagai para penghianat.

Fight the Traitors Together. (South China Morning Post).
Fight the Traitors Together. (South China Morning Post).

 

Aktivis ternama seperti Joshua Wong & Nathan Law menjadi sasaran serangan para pemain game baru tadi.

Lalu terdapat nama Martin Lee, Jimmy Lai, Anson Chan, hingga diplomat Alaihi Salam, Julie Eadeh dijadikan karakter dan sasaran game baru tersebut.

Lantaran itulah game baru Fight the Traitors Together ini dianggap-sebut menjadi game propaganda China buat melawan demonstran Hong Kong.

Diwartakan Abacusnews, game Fight the Traitors Together dihadirkan dalam wujud web-base yg mampu diakses lewat desktop maupun mobile.

Tetapi menurut penelusuran tim HiTekno.Com, game baru ini hanya bisa diakses di China saja. Belum diketahui akses global untuk memainkannya.

Karakter Martin Lee dalam game Fight the Traitors Together. (Abacusnews)
Karakter Martin Lee pada game Fight the Traitors Together. (Abacusnews)

 

Meski terlihat dengan desain karakter ala kartun & penuh warna, ternyata gameplay game baru ini cukuplah brutal.

Pemain bisa menyerang demonstran Hong Kong dengan kejamnya. Terutama buat para tokoh-tokoh yg mereka anggap pengghianat.

Sayangnya nir ada berita keterlibtan pemerintah China pada penggarapan game Fight the Traitors Together. Namun lantaran disebar luaskan media pro-pemeritah, maka diklaim-sebut game propaganda China.

Fight the Traitors Together disebut game propaganda China. (Global Times)
Fight the Traitors Together dianggap game propaganda China. (Global Times)

 

Tentu saja game ini jadi sorotan aneka macam macam media internasional. Termasuk sorotan pada kalangan gamer, sampai menganggapnya sebagai game propaganda China.

Itulah game baru Fight the Traitors Together, yang sudah dirilis China. Apakah banar ini game propaganda China buat melawan demonstran Hong Kong?

Comments

Popular posts from this blog

Pemain InYourDream Dikabarkan Hengkang dari Skuat Tigers

Gameloft Umumkan Kehadiran Overdrive City Bangun Kota Mobil Impian Kamu

Tahun Depan Ada Konsol Game Baru Penjualan PlayStation 4 Malah Melejit