7 Keseruan yang Cuma Dialami Gamer Zaman Dulu Anak Sekarang Mana Tahu!
Weitekno.Blogspot.Com - Tiap zaman pasti ada tantangannya masing-masing, termasuk pada video game. Gamer zaman dulu & zaman kini pasti akan tidak sama.
>Hal ini pula impak berdasarkan perkembangan teknologi yang sangat pesat. Terlebih lagi video game sangatlah dekat dengan teknologi modern.
Hal ini berdapmkap dalam banyak hal yang dialami gamer zaman dulu tak dirasakan lagi para gamer sekarang.
Tidak dipungkiri kecanggihan teknologi zaman sekarang makin berkembang. Gamer makin gampang dilakukan di mana pun, menggunakan siapa pun dan kapan pun.
Baca Juga
Terbukti Bersalah, Politikus Ini Korupsi Dana Kampanye buat Beli Game
5 Alasan Beli Game PC pada GOG Bukan Steam, Gara-gara DRM?
Stop Bajakan, Ini 7 Kelebihan Beli Game Original
Viral! Pria Beli Game Nintendo Lawas Dapat Hal Mengejutkan Ini
Industri video game pun mengalami banyak perkembangan sampai seperti yg dirasakan gamer kini . Dan game bukan sekadar permainan buat anak mini saja.
Tetapi sangat tidak sinkron menggunakan apa yang dialami gamer zaman dulu. Pengalaman yg nir akan dialami lagi oleh para gamer kini .
Berikut ini 7 hal yg cuma dirasakan para gamer zaman dulu.
1. Main Game Cuma Boleh Sabtu-Minggu
![Ilustrasi sepasang anak main video game. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/11/17/44681-anak-main-video-game.jpg)
Aturan ini diberlakukan oleh banyak orangtua di zaman dulu. Meski punya konsol game pada tempat tinggal , tetapi anak-anak hanya boleh main game di Sabtu-Minggu atau saat libur saja.
Nggak terdapat ceritanya sanggup main game di hari-hari sekolah. Semua wajib menunggu di Sabtu-Minggu untuk bisa main game.
2. Tiup-tiup Cartridge Game

Gamer zaman dulu pasti pernah tiup-tiup cartridge waktu game macet. Banyak yg beranggapan jikalau pin pada cartridge game mereka kotor karena debu.
Padahal sebenarnya bukan karena kotoran atau debu. Game macet karena posisi cartridge nir terpasang dengan benar. Hanya perlu memasangnya menggunakan tepat.
tiga. Memory Card

Setelah era cartridge, muncullah era CD misalnya PlayStation yg memperlihatkan memory card sebagai penyimpanan progres game yang dimainkan.
Saat ini, memory card telah tergantikan oleh hard disk atau memori internal di perangkat gaming. Bahkan sementara waktu lagi tergantikan menggunakan adanya Cloud.
4. Rebutan TV

Gamer sekarang tidak lagi mencicipi rebuta TV menggunakan anggota keluarga lainnya. Karena dulu, rata-homogen hanya ada 1 TV di setiap rumah.
Ketika ayah ingin menonton berita, bunda ingin nonton sinetron, padahal kamu pengen main game. Gamer zaman dulu wajib rebutan TV untuk main game.
lima. Split Screen & Lokal Co-op
![Ilustrasi perempuan dan lelaki main game. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/09/08/41090-perempuan-dan-lelaki-main-game.jpg)
Multiplayer zaman sekarang memang keren, sanggup menyatukan gamer yg terpisah jeda. Tetapi multiplayer zaman dulu tidak akan tergantikan.
Duduk berdempet-dempetan pada depan TV yang sama untuk bermain game pastinya membangun moment kebersamaan antar gamer yg tidak bisa dihasilkan zaman sekarang.
6. Kabel Kontroler Kusut

Teknologi wireless menciptakan kemudahan pada global game. Tidak terdapat lagi kabel kontroler yang kusut & nir terbatas menggunakan panjangnya kabel.
Namun gamer zaman dulu nir perlu risi akan kehabisan baterai di kontroler. Juga selalu punya aktivitas waktu menunggu loading, mengurai kusutnya kabel kontroler.
7. Cheat Code

Atas - Atas - Bawah - Bawah - Kiri - Kanan - Kiri - Kanan - B - A - Start buat mendapatkan nyawa pada Contra. Atau memakai GameShark, Action Reply, atau Game Ginie.
Sekarang, poly cheater yg menggunakan program ilegal buat bermain curang. Bukan lagi buat kesenangan pada game single player, tetapi menghambat fairplay di game multiplayer.
Ya, memang menyenangkan buat melihat ke belakang seperti apa gamer zaman dulu menikmati game. Tetapi tetap saja hayati itu berubah dan berkembang.
Begitu jua dengan cara gamer kini yg telah berbeda caranya pada menikmati game. Apakah engkau termasuk gamer zaman dulu yang menikmati 7 hal pada atas?
Comments
Post a Comment