Gagal Raih Emas SEA Games 2019 Begini Komentar dan Perasaan EVOS Oura

Weitekno.Blogspot.Com - Seperti yg telah diketahui, Timnas Mobile Legends Indonesia gagal meraih emas pada final eSports SEA Games 2019 yg berlangsung pada tanggal 8 Desember 2019.

Eko Julianto a.K.A. EVOS Oura menyampaikan perasaannya pada SEA Games 2019 meski mereka hanya mendapatkan medali perak.

Komentar dan curhatan tadi diungkapkan Oura saat hadir di channel YouTube Jonathan Liandi pada acara EMPETALK Oura.

Saat ditanyakan bagaimana perasaan saat mengikuti SEA Games 2019 oleh Jonathan Liandi, Oura mengungkapkan bahwa dia merasa sangat bangga datang menjadi anggota Timnas Indonesia di bagian eSports.

Baca Juga

  • Tim Mobile Legends Gagal Juarai SEA Games 2019, Donkey EVOS Batal Pensiun

  • SEA Games 2019: Timnas AOV Indonesia Rebut Medali Perak

  • SEA Games 2019: Kalah menurut Filipina, Indonesia Raih Perak Mobile Legends

  • SEA Games 2019: Penyesalan Joth703 Gagal Sumbang Medali Emas Hearthstone

Meski rasa kecewa tidak bisa ditampik, Oura justru merasa bahwa event SEA Games 2019 lebih berarti baginya bila dibandingkan menggunakan MPL Season 4 atau bahkan Piala Dunia Mobile Legends M1 di Malaysia.

Seperti yg sudah diketahui, Oura yg tergabung pada tim EVOS berhasil menjuarai MPL Season 4 atau bahkan Piala Dunia Mobile Legends M1.

Meski meraih zenit pada ke 2 ajang bergengsi Mobile Legends, tetapi Oura justru terkesan ketika dirinya berada pada SEA Games 2019.

Momen saat Indonesia kalah saat melawan Filipina di final Sea Games 2019 Mobile Legends. (YouTubey/ GrootyTv)
Momen saat Indonesia kalah waktu melawan Filipina pada final SEA Games 2019 Mobile Legends. (YouTubey/ GrootyTv)

 

 

Hasil medali perak yang didapatkannya lebih berarti apabila dibandingkan dengan juara satu pada ajang bergengsi sebelumnya.

Oura menilai bahwa waktu menyandang nama sebagai atlet, maka perasaan sangat bangga terdapat pada dalam dirinya.

"Mungkin saya pikir kayak kau nyandang nama atlet. Ada perasaan gimana gitu. Lu cuma main Mobile Legends, kemudian datang-tiba jadi pemain timnas. Orang susah-susah berlatih bulutangkis, main bola, main futsal, ampe tangan keseleo kan. Aku duduk lho bisa jadi (pemain Timnas Indonesia)..Ada pujian tersendiri," kata Oura.

Tak lupa, dia mengucapkan terima kasih lantaran kepada tim penyeleksi yang membuat dirinya akhirnya terpilih.

2. Game kedua Indonesia vs Thailand yang dimenangkan oleh Indonesia. (YouTube/  Dnp)
2. Game ke 2 Indonesia vs Thailand yang dimenangkan sang Indonesia. (YouTube/ Dnp)

 

"Makasih banget Indonesia.. Aku senang aku jadi atlet," istilah Oura sambil tersenyum.

Bahkan dia pula menyeletuk bahwa seluruh piala yg didapatkannya akan dipampang pada ruang tamu sehingga saat anaknya mengajak temannya buat bermain pada tempat tinggal , maka dia mampu merasa bangga bapaknya pernah sebagai atlet.

Menyandang nickname INA Julianto, beliau bermain sangat baik pada fase gerombolan terutama saat Oura memakai hero X. Borg ketika mengandaskan Thailand pada game ke 2.

Meski memakai role Fighter yaitu Thamuz dan X. Borg, namun Oura termasuk pemain yang relatif menonjol pada mengatur inisiasi agresi pada Timnas Mobile Legends Indonesia.

Oura juga berharap bahwa para suporter tim eSports nir perlu buat berantem & saling menyindir dan mengalihkan energinya untuk tetap belajar pada kompetisi.

Comments

Popular posts from this blog

Pemain InYourDream Dikabarkan Hengkang dari Skuat Tigers

Gameloft Umumkan Kehadiran Overdrive City Bangun Kota Mobil Impian Kamu

Tahun Depan Ada Konsol Game Baru Penjualan PlayStation 4 Malah Melejit